Aku dilahirkan kedunia ini tgl 20 February 1980

Tapi semenjak aku lahir hingga  udah menginjak sekolah dasar baru aku melihat wajah ayahku…karna sejak aku dilahirkan ayahku sudah pergi meninggalkan kami….ibu ku stress karna ditinggal pergi ayah jadi dia tidak sempat merawatku aku dibesarkan dari tangan ketangan yang aku ingat aku sering tinggal sama nenek (ibu dr ayahku-sekarang sudah almarhum) nenek ku sangat cerewet…walaupun dia cerewet aku tw dya sangat menyayangiku……hari berganti dan tahunpun berganti hingga aku beranjak besar…seingat aku waktu itu aku sudah masuk SD aku tidak ingat kelas berapa y jelas aku dikagetkan dengan omongan orang yang mengatakan ayahku pulang…aku kaget bertanya ayah siapa?  Karna semenjak aku lahir aku tak mengenal figure seorang ayah…rupanya pas aku datang kerumah nenek dia benar2  ayah kandungku….aku hanya bengong melihatnya..dia memelukku dan mengatakan ini ayah nak…tapi aku hanya heran saja klw emang dia ayahku kenapa dia meninggalkanku………dan aku mendengar dia sudah sukses disana kenapa dia tidak pernah mengirimkan kami biaya untuk keperluan sehari2…dia sama sekali tidak mengingat anaknya…..dia hanya sibuk mengurus istri barunya……

Dan waktu itu ternyata dia pulang dengan istri barunya…..dan dia bilang mw mengajakku pergi kebatam karna selama dia pergi ternyata dia merantau kebatam dengan perempuan lain dan meninggalkan ibuku….ibuku marah dan tidak memperbolehkanku dan kakakku ikut mereka..ibuku bilang dari pada aku ikut ibu tiri lebih baik aku diracun saja sama ibuku……waktu itu ayahku tidak jd membawaku………….

Hari pun berganti dan tahunpun berlalu………aku mendengar ayahku mau nikah lagi…padahal istrinya udah ada mau nambah lagi…dasar laki……..mentang2 dah banyak uang istri aja yang ditambah…tapi ibuku malah senang mendengarnya dia malah berdo’a semoga ayahku nikah lagi karna dia ingin wanita y telah mengambil ayahku dari sisinya merasakan sakit y dia rasakan………..dan waktu itu aku sudah menginjak SMP ternyata ayahku benar2 nikah lagi….dia pulang dan pesta besar2 an dengan istri ketiganya……………dan setahun mereka menikah ayahku pulang dan berniat mengajakku kebatam, dan ibuku mengijinkan aku ikut. Pas baru menginjak bangku kelas dua di SMP aku langsung pindah ke-Batam dan aku tinggal dibatam dengan ibu Tiri….disini kisah hidupku berawal………walaupun baik yang namanya ibu tiri tetaplah ibu tiri bukan seperti ibu kandung……dibatam malah aku seperti babu…pulang sekolah harus bantu masak kalau tidak bantu aku dimarah dan subuh2 sebelum sekolah aku harus bangun dan mengangkat air pake jirigen besar…..untuk mandi karna waktu itu kami tinggal disekupang (Patam Lestari) dan air sangat susah disana jadi tiap hari harus ngangkat air lewat air ledeng bersama dekat mesjid..

aku harus membawa air tersebut dengan jirigen dan didorong pake gerobak…tiap hari sebelum sekolah dan sepulang sekolah itu yang aku lakukan aku melakukannya sendiri untuk mandi mereka…….klw diingat sungguh pilu nasibku aku seperti babu jdnya walupun aku disekolahkan tapi aku harus ganti dengan jd babu dirumah………bahkan mau minta uang sekolahpun aku susah mau minta untuk beli buku aja harus nangis dulu ke ayahku….aku punya ibu tiri tapi juga seperti punya ayah tiri……..tak tw entah kenapa ayahku walaupun uang berlimpah dia pelit kepadaku……………hingga suatu hari waktu itu nenekku datang kebatam dan kebetulan aku minta uang beli pulpen ke ibu tiriku dia tidak memberikannya katanya pake aja penanya waktu itu aku ingin membeli tinta warna hitam sementara pulpen yanga da tinta biru……..jd dia tidak memberiku uang…….lalu nenekku yang memberiku uang mungkin nenekku mengadukan masalah ini ke ayahku dan mungkin ayahku marah ke ibu tiriku dan ibu tiriku marah kepada nenek dia tidak menegur nenek bahkan nenek lagi mengaji dia makan diam saja makan sendiri tanpa mengajak nenek lalu nenek langsung berhenti ngaji dan marah mereka bertengkar dan nenek langsung kabur ketempat kakak sepupu diseraya…aku jd terharu berarti nenekku begitu sayang padaku hiingga dia membelaku  begitu.

….tapi beberapa hari kemudian ayah dtg dan menjemput nenek kembali kerumah….setelah kejadian itu ayahku memberikanku uang sekali seminggu…tapi walaupun begitu aku tetap saja susah membeli apa y aku mau bahkan waktu aku pengen ganti tas aja ibu tiriku ngomong tasmu kan msh bagus kenapa minta lagi…aku sedih bahkan sepatu aja sudah bolong dan kalau ada becek dijalan kaos kakiku jd basah krn sepatu bolong masih tetap aku pake karna takut minta ganti bakalan dapat omelan……walaupun aku tinggal dengan keluarga kaya tapi aku tak merasakan lengkap krn aku tidak bisa meminta apa yang aku mau bahkan saat lebaran pun aku Cuma dibelikan baju satu stel tapi aku tetap ikhlas…dan menerima walaupun tetangga2 bertanya  kuq Cuma satu stel baju lebarannya aku Cuma tersenyum untuk menghibur diri…………..

hari2 ku berlalu dengan kegiatan y sama sebelum sekolah harus  ngangkat air dan plg sekolah bantu masak dan ngangkat air lagi…begitulah kegiatanku dgn ibu tiriku tak ada waktu ku untuk main…….masa kecilku benar2  suram…..

lalu beberapa tahun kemudian saat aku sudah menginjak kelas 3 SMK ayahku membangun rumah dibengkong….dan kami pindah kesana..disitulah aku merasa sedikit lega karna tidak lagi mengangkat air…tapi walaupun begitu aku tetap aja tertekan krn masih dalam cara hidup yang sama bedanya tidak lagi mengangkat air…aku tidak bahagia seperti keluarga teman2 ku……..

Hingga suatu hari aku tamat sekolah dan akhirnya kuliah kepadang….disitu kemerdekaan y kurasa…aku tidak lagi mengerjakan pekerjaan rumah… dan badanku yang kurus mulai gemuk. masa kuliahku begitu terasa  bahagia aku punya banyak teman bisa mengikuti bermacam kegiatan yang masa sekolah tak satupun aku bisa ikuti…….aku bener2 bahagia dimasa kuliah walaupun tiap bulan minta uang belanja harus nangis dulu sama ayah tapi aku bahgia dengan hidupku y telah  berubah….dibangku kuliah aku berprestasi dan dapat bea siswa…syukur alhamdulillah semua berkat y Allah berikan…

Hari dan tahunpun berganti hingga aku tamat kuliah dan bekerja…..aku senang sudah bisa menghasilakan sendiri tanpa meminta lagi keayahku……aku baru benar2 menikmati hidupku setelah bekerja……….aku bebas…..aku bebas dengan hasil keringatku sendiri aku bisa beli Motor aku bisa beli apa yang aku mau yang selama ini aku pengen tak bisa beli semua aku beli…aku bener2 sudah merdeka…bebas..plong..walaupun kadang masih ada sedikit percekcokan dgn ibu tiriku tapi aku udah g’ peduli karna aku g’ lagi tergantung pada mereka aku udah bisa hidup sendiri tanpa meminta apapun dr mereka walaupun aku masih menumpang dirumahnya aku bertahan disitu karna aku tidak diperbolehkan ayah untuk kost..jd aku bertahan saja dirumah itu setidaknya aku tidak lagi meminta sama mereka aku hanya menumpang tinggal..itupun tidak murni menumpang tiap bulan aku memberi ibu tiriku uang walaupun hanya alakadarnya.yang penting harus ngasih kalau tidak bakalan ada masalah …

Aku bebasssssss bassss……………….hingga suatu hari aku menemukan pendamping hidupku dan kisah ini berakhir dengan memulai kisah cinta…

Bersambung ke kisah cintaku……(^_^)

About Leni Gomes

Nothing special Hanya menginginkan jd Wanita sholeha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s